| HUKUM BENIH |
|
|
|
Di dunia ini berlaku hukum alam yang sama disetiap masa dan tempat, seperti hukum gravitasi. Salah satunya dari sekian banyak hukum alam tersebut adalah hukum benih, kenapa disebut hukum benih?? karena emang pada prisipnya hukum ini bekerja seperti benih.
1. TIDAK SEMUA BENIH TUMBUH
Pernah ngga terpikir, mengapa tumbuhan menghasilkan banyak sekali biji dan buah cuma untuk menghasilkan beberapa tumbuhan baru?? Mengapa penyu bertelur lebih dari seratus butir pada satu musim kawin, padahal cuma 5 % dari semua telur itu yg akan menetas dan bertahan hidup hingga dewasa??
atau mengapa manusia harus memancarkan 250 - 500 juta sel sperma saat
ejakulasi, padahal hanya diperlukan 1 sel sperma untuk membentuk
seorang bayi ??
Oke, jawabannya sederhana : "karena memang sebagian besar dari benih2 tersebut tidak pernah tumbuh." Hal ini juga berlaku untuk kehidupan dan kesuksesan, ternyata kesuksesan itu cuma sebagian kecil dari begitu banyak usaha kita yang gagal. Kita menebar begitu banyak benih kesuksesan, karena memang kita ngga tahu benih mana yang akan tumbuh dan berkembang menjadi kesuksesan. Thomas Alfa Edison menemukan lampu listrik setelah melewati percobaan yang ke-10.000, seandainya ia berhenti di percobaan ke-9.999 maka lampu listrik tidak akan pernah ditemukan di dunia ini. Dan ketika ia ditanya tentang kegagalan-kegagalannya, Thomas cm bilang "itu bukan gagal, saya menemukan 10.000 cara agar lampu tidak menyala." Shoichiro Honda akhirnya sukses mendirikan Honda Motors setelah pabrik mobil yang ia dirikan dengan susah payah terbakar hingga 3 kali. Dan justru sukses setelah mencoba memasang mesin motorny di sepeda, dan dikenal dg Motor Honda hingga saat ini. Dan ia bilang " kesuksesan saya yang anda lihat cuma 1% dari 99% kegagalan saya" Banyak sekali cerita orang-orang sukses seperti di atas. Karena memang semua orang sukses melakukan hal yg sama : SEBARLAH BENIH SUKSES SEBANYAK2NYA WALAUPUN CUMA SATU YANG AKAN TUMBUH.
2. DAHULUKAN MENANAM BENIH
Saat kita menginginkan tanaman yang bagus maka kita mutlak memerlukan pupuk. Tapi ingatlah bahwa pupuk hanya membantu, kita tetep harus menanam bibitnya. Dalam kehidupan nyata kita sering banget berdoa kepada Tuhan, tapi kita tidak berani mengambil resiko untuk bertindak mewujudkannya. Padahal kita tahu doa itu seperti pupuk, sedang usaha/tindakan itu seperti bibitnya. BIBIT TANPA PUPUK AKAN TUMBUH KURANG SUBUR. TAPI PERCAYALAH, PUPUK TANPA PERNAH MENANAM BIBIT TIDAK AKAN PERNAH TUMBUH. Tawakal (berserah diri) itu setelah ihtiar (usaha), kalo berserah diri sebelum berusaha itu namanya ”NYERAH”, dan orang gagal yang sebenarnya adalah orang yang menyerah sebelum waktunya. 3. BENIH BUTUH PROSES UNTUK TUMBUH Semakin lama proses tumbuhnya biasanya semakin kuat dan tahan lama tanamannya, karena proses tumbuh itu sendiri adalah bentuk dari seleksi alam. Selama kita berproses akan banyak rintangan dan halangan yang akan dihadapi, dan selama itu juga kita akan lebih banyak belajar, sehingga kita jd semakin dewasa. Ada sebuah cerita dari negeri Tiongkok tentang seorang petani penanam padi yang tidak sabar menunggu bibit padinya yang baru saja disemainya tumbuh. Ia ingin padinya tumbuh tinggi lebih cepat dan segera berbuah. Karena tidak mau menunggu lama, akhirnya si petani menemukan cara agar tanamannya bisa cepat tinggi, dan ia pun mulai menarik bibit padi yang baru disemainya itu satu senti satu senti, sehingga tanaman padinya itu tampak sedikit lebih tinggi. Tapi apa yang terjadi kesokan harinya?? bibit2 padi itu malah jd layu dan mati karena akarnya terangkat dari tanah. Jadi jangan pernah berharap semua terjadi begitu tanpa mau menjalani prosesnya. Kita tidak bisa menghindari proses sama seperti kita tidak bs menghindari mati. Semua ada konsekuensinya. Tanaman yg dicangkok memang berbuah lebih cepat dan banyak tapi umurnya jd pendek, sedang tanaman yg tumbuh secara alami jauh lebih besar, tahan penyakit dan berumur lebih lama. 4. APA YANG KITA PANEN PASTI SESUAI APA YANG KITA TANEM Nah kalo yang ini udah biasa kita denger, cuma terkadang kita tetep aja males nanem ato justru nanem bibit yang salah. Pepatah lama bilang siapa yang menebar angin pasti dia akan menuai badai. Siapa yang menebar kejelekan akan menerima kejelekan, siapa yang selalu berbagi kebaikan akan memperoleh kebahagian. Siapa yang pelit justru akan selalu merasa miskin dan siapa yang suka berbagi pasti akan selalu merasa berkelimpahan. Semoga bermanfaat, dan tetaplah bersemangat!
Ditulis oleh Yogi Safran
|
| Berikutnya > |
|---|




Di dunia ini berlaku hukum alam yang sama disetiap masa dan tempat, seperti hukum gravitasi. Salah satunya dari sekian banyak hukum alam tersebut adalah hukum benih, kenapa disebut hukum benih?? karena emang pada prisipnya hukum ini bekerja seperti benih.